Juliyatmono melakukan kunjungan kerja ke NTT untuk meninjau kesiapan sarana dan prasarana olahraga menuju PON 2028. Beliau ingin memastikan bahwa semua persiapan telah dilakukan dengan baik. Dalam kesempatan ini, beliau juga berdiskusi dengan pihak terkait untuk membahas tentang kebutuhan penyelenggaraan PON 2028.
Beliau menyoroti bahwa SK resmi penetapan tuan rumah belum diterbitkan, sehingga kepastian hukum sangat dibutuhkan. Juliyatmono berharap penerbitan SK dapat segera dikoordinasikan dengan seluruh pihak terkait, termasuk KONI dan Kemenpora. Dengan demikian, semua pihak dapat memulai persiapan dengan lebih cepat dan efektif.
Menurut Juliyatmono, percepatan penerbitan SK penting agar pemerintah daerah dapat menyiapkan kebutuhan penyelenggaraan secara matang. Beliau juga menekankan bahwa keberhasilan PON tidak hanya diukur dari pelaksanaan pertandingan, tetapi juga dari prestasi atlet dan dampak ekonomi bagi masyarakat. Oleh karena itu, semua pihak harus bekerja sama untuk memastikan kesuksesan PON 2028.
Juliyatmono menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, KONI, dan pemangku kepentingan diperlukan agar pelaksanaan PON XXII 2028 berjalan optimal. Beliau berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk memastikan bahwa PON 2028 dapat menjadi ajang yang sukses dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, PON 2028 dapat menjadi contoh bagi penyelenggaraan event olahraga lainnya di Indonesia.
Dalam kesempatan ini, Juliyatmono juga menekankan bahwa PON 2028 harus sukses dalam semua aspek, termasuk penyelenggaraan, prestasi atlet, dan dampak ekonomi. Beliau berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk memastikan kesuksesan PON 2028 dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Sumber: eMedia DPR RI (Parlementaria)